Ciloteh News

Budaya Hoyak Tabuik Pariaman

Posted on: January 13, 2011

Indonesia.travel.id – Acara Pesta Budaya Tabuik Pariaman 2010 diselenggarakan tanggal 19 Desember 2010 di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Pelaksanaan Hoyak Tabuik ini dari tahun ke tahun terus dievaluasi dan diperbarui, sehingga pelaksanaannya makin sempurna dan makin menarik untuk disaksikan. Harapannya, kegiatan Hoyak Tabuik ini tambah dikenal oleh wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Tabuik di Pariaman dan Taksiyah di Iran memiliki kesamaan, ritual ini untuk memperingati perayaan Hari Asyura (10 Muharam) yaitu kematian Imam Hussein cucu Nabi Muhammad. Perayan Tabuik terus dikembangkan mendunia sebagaimana Taksiyah di Iran.

Bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan ini juga akan dilaksanakan acara penggalangan dana, untuk membantu korban gempa dan tsunami Mentawai dan korban letusan Gunung Merapi. Pesta Tabuik kali ini berslogan “Tabuik Peduli Bencana”.

Tahapan pertama pesta Tabuik ini dimulai sudah dimulai sejak 1 Muharram 1432 H atau tanggal 7 Desember 2010. Kegiatan Pesta Tabuik diawali dengan zikir bersama dan tausiyah pada pagi harinya dan selanjutnya akan digelar Pawai 1 Muharram. Peresmian pameran Pariaman Expo dan prosesi pembuatan Tabuik, yakni “Maambiak Tanah” (Mengambil Tanah). Prosesi selanjutnya akan dilakukan 14 Desember, yaitu “Manabang Batang Pisang” (Menebang Pohon Pisang). Dari prosesi pertama hingga prosesi kedua, para pengunjung akan dapat menyaksikan berbagai hiburan yang bernuansa Islam, kesenian tradisional Minangkabau dan berbagai pagelar kesenian serta lomba-lomba bernuansa Islam bagi anak-anak, mulai dari tingkat PAUD hingga SLTA.

Prosesi ketiga dilaksanakan 16 Desember, yaitu “Maatam dan Maarak Jari-Jari”. Keesokkan harinya 17 Desember akan dilanjutkan dengan prosesi “Maarak Saroban” dan 18 Desember dilanjutkan lagi dengan prosesi “Tabuik Naiak Pangkek”. Puncak pesta budaya tabuik tahun 2010 ini adalah Hoyak Tabuik yang akan dilaksanakan tanggal 19 Desember”. Rencananya pada hari itu akan dibuka Menteri Pariwisata Republik Indonesia Jero Wacik.

Dengan acara ini diharapankan Kota Pariaman makin dikenal dan kunjungan wisatawan juga akan semakin meningkat. Perayaan Tabuik bagi Pariaman memiliki tiga kekuatan penting yaitu kekuatan sosial, budaya, dan ekonomi.

Kekuatan sosial yakni terjalinnya silaturami selama Pesta Budaya Tabuik Pariaman, terutama pada saat puncak Tabuik dihoyak dan dilarung ke laut. Saat Tabuik digelar, para perantau Pariaman di sejumlah daerah di Indonesia akan pulang kampung untuk menyaksikan Tabuik. Tidak hanya perantau Pariaman saja, tetapi juga perantau Minangkabau, bahkan masyarakat luar daerah ikut menyaksikan Tabuik di Pariaman. Saat itulah terjalin silaturami antara warga Minang ataupun dengan warga luar Sumbar, dari yang tidak kenal, menjadi kenal. Kekuatan budaya adalah tabuik merupakan kegiatan budaya yang turun-temurun menjadi tradisi di Pariaman sejak Tabuik diperkenalkan. Sementara kekuatan dari sisi ekonomi bahwa dengan perayaan tabuik maka ekonomi masyarakat meningkat drastis. Pengunjung yang hadir pada acara puncak bisa mencapai 500 ribu orang dan transaksi yang dilakukan mencapai miliaran. Pada momen Tabuik, warga Pariaman memiliki peluang untuk meningkatkan usahanya.

Informasi :

Kota Pariaman
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Pd. Pariaman
Jl. Tugu Perjuangan 45 No.10
Telp. 0751-91615

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: